Tebarkan Kedamaian dalam Keberagaman

Kehidupan dunia ini menyimpan banyak sekali keberagaman. Keberagaman yang tak jarang memicu permusuhan. Namun, juga bisa mendatangkan perdamaian. Arti damai dalam keberagaman yaitu tidak sedikitpun merugikan orang lain, kelompok lain, dan bangsa lain.

Mengutip dari Wikipedia, konsep damai membawa konotasi yang positif; hampir tidak ada orang yang menentang perdamaian; perdamaian dunia merupakan tujuan utama dari kemanusiaan. Beberapa kelompok, berbeda pandangan tentang perdamaian, bagaimana mencapainya, dan mungkinkah dapat terjadi. Namun, pastilah semua kelompok, ras, atau agama menginginkan adanya perdamaian dan keamanan yang nantinya merujuk pada keselamatan bersama.

Tidak bisa dipungkiri lagi, bahwa perdamaian memang sudah menjadi tolak ukur akan terciptanya keamanan dan keselamatan. Melalui perdamain, sekelompok orang bisa memecahkan pundi-pundi kekerasan yang merujuk pada pemberontakan. Namun, darimana perdamian itu muncul, mungkinkah perdamaian juga nantinya kan sirna dari muka bumi ini karena banyaknya keberagaman.

Dalam Al-Quran Surah Ali Imron ayat 103, Allah SWT berfirman “Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk”.

Dari ayat tersebut, kita tahu bahwa Islam adalah agama yang cinta akan perdamaian. Islam secara bahasa mempunyai makna “damai”, begitu jelas makna yang tersirat dalam kata “Islam” itu sendiri. Hal ini menjelaskan bahwa munculnya ajaran agama Islam memanglah mengajarkan tentang perdamaian dan keselamatan.

Nabi Muhammad SAW diutus untuk menyempurnakan akhlak. Ini sama halnya dengan menciptakan perdamaian. Karena akhlak yang baik adalah awal dari terciptanya perdamaian. Perdamaain bukanlah sesuatu yang sengaja dibuat-buat demi terciptanya dunia yang aman, tapi perdamaian merupakan suatu kebutuhan pribadi masing-masing untuk menuju lingkungan yang aman dan bahagia.

Melalui perdamaian, setidaknya ada tiga manfaat yang bisa kita peroleh yaitu; damai dalam hati, damai dalam pikiran, dan damai dalam hal perbuatan. Manfaat yang pertama yaitu damai dalam hati. Dengan adanya perdamaian, yang pertama merasakan adalah jiwa batin kita. Dengan begitu hati akan mudah menerima sesuatu yang baik, bisa berpikir positif dan bisa menjadikan rohani kita merasakan kenyamanan. Dalam hal ini, setiap individu memiliki kewajiban yang sama, yatiu bisa saling mengerti dan simpati terhadap sesama bila mana ada sesuatu yang merusak perdamamain di lingkungan sekitarnya.

Kedua adalah damai dalam pikiran, yang dalam hal ini merujuk pada ketenangan berpikir jernih untuk merumuskan masalah. Dengan adanya perdamaian, pikiran akan mudah menerima segala informasi yang masuk untuk bisa diolah kembali menjadi sesuatu yang bermanfaat.

Dan yang ketiga adalah damai dalam hal perbuatan. Perbuatan adalah aspek yang terpenting dalam hal tingkah laku seseorang, dalam syair dikatakan “Tingkah laku seseorang itu lebih berkesan daripada apa yang dia ucapkan”. Hal ini menunjukkan bahwa perbuatan  seseorang adalah aspek yang paling penting. Karena implementasi perdamaian tidak hanya di hati, pikiran dan lisan, tapi juga melalui perbuatan.

Untuk itu, wajib bagi kita sebagai umat beragama untuk berperan dalam menyebarkan perdamaian. Yaitu dengan cara menerapkan dalam hati, memikirkan dengan pikiran, dan mengimplementasikan melalui perbuatan.