Perempuan Unik Perempuan Menarik

Allah SWT memeberikan sejuta keunikan kepada wanita. Keunikan tersebut menjadi nilai lebih bagi perempuan. Selain itu, kaum hawa juga memiliki keahlian multitasking yaitu mampu mengerjakan aktivitas dalam satu waktu. Meskipun terkadang banyak yang meremehkan kemampuannya dalam hal tersebut.

Pernyataan di atas selaras dengan penelitian yang dilakukan dr Aisyah, bahwa salah satu lapisan otak corpus kolosum pada wanita lebih tebal 30% daripada pria. Dengan demikian dapat menyebabkan wanita bisa melaksanakan berbagai pekerjaan dalam satu waktu.

Wanita dalam menghadapi suatu masalah akan sangat pandai mengolah emosinya. Bahkan sering kali ia merasa baper (segala sesuatu dikaitkan perasaan). Akan tetapi, manakala memahami arti baper lebih jauh maka akan menemukan bahwa tujuan tersebut untuk mengelola emosi secara baik.

Kaum Hawa ketika melakukan interaksi kepada orang lain, lebih memiliki keunikan dalam mengolah emosi yang sangat tinggi dibanding kaum Adam. Keunikan tersebut terletak pada pembawaan yang cenderung mengandalkan perasaan hati. Wanita akan memilah dam memilih kata yang tepat saat berbicara. Akan tetapi, lebih banyak kata yang tidak bisa tersampaikan karena menurut hati itu tidak baik.

Selanjutnya, kaum Hawa mempunyai kepekaan yang cukup tinggi dalam memahami kondisi orang lain. Wanita bisa memahami keadaan temannya yang sedang sedih, kalau karena patah hati, atau bahagia. Bahkan mereka seperti paranormal seolah mengetahui segala sisi permasalahannya. Bisa jadi wanita yang demikian mempunyai pengalaman sama, sehingga dapat mengetahui layaknya ia yang melakukannya.

Sebenarnya, tidak hanya wanita yang memiliki sikap emosional cukup tinggi, pria juga mempunyai emosional lebih tinggi. Namun, laki-laki dalam mengekspresikan emosi berbeda dengan wanita. Dia cenderung rasional dalam mengekspresikannya. Sebaliknya, perempuan cenderung lebih merasakan emosional yang cukup lama seperti merasa bersalah, malu, dan bahkan berpikir sesuatu yang sebenarnya tidak terjadi sehingga mengakibatkan depresi.

Pria cenderung memakai otak kiri, sedangkan wanita bergantian dalam menggunakan kedua belahan otak kanan dan otak kiri. Hal tersebut menjadi alasan kaum Adam lebih kuat dalam berpikir rasional dan mengambil keputusan sesuatu fakta. Sedangkan perempuan melihat sesuatu secara garis besarnya. Bahkan kaum Hawa terkadang merasakan emosi negatif berlebihan saat diabaikan orang lain.

Emosi yang dimaksud dalam hal ini bukan  kondisi saat marah saja, perasaan bahagia, sedih, gundah, bingung, juga termasuk di dalamnya. Sehingga terkadang perempuan dianggap sebagai wanita lemah karena mudah mengalami perasaan sedih lalu menangis. Akan tetapi, bukan berarti wanita yang identik dengan “cengeng”, “emosional”, atau “baperan” itu lemah. Justru itu semua dapat menjadi bahan refleksi diri sendiri agar lebih baik.