Allah Selalu Menuntun Jalan Kita

Allah tidak akan pernah salah memimpin langkah kita, ketika dengan sadar,  sengaja, meminta Tuhan mengarahkan, mengendalikan dan kita berpasrah penuh kepada-Nya. Tidak ada yang terlalu sulit bagi Allah, ketika kita bermohon kemenangan dari Dia atas seluruh perjalanan dan pertarungan kehidupan kita di dunia ini. Dia pasti sanggup melakukan yang terbaik bagi kita. Persoalan kita bisa senyum atau juga menangis, itu biasa di catatan kehidupan yang sudah ditulis oleh Tuhan bagi siapa pun. Dalam hal menuntun kita, Tuhan tidak akan pernah melakukan kesalahan. Percayalah!

Percayai sesuatu yang belum kita ketahui, percayailah sesuatu yang belum kita lihat dan lakukan tindakan serta percaya, maka sesuatu yang mustahil terjadi. Mukjizat terjadi ketika Allah turun tangan kuasaNya. Jangan lemah saat hadapi badai masalah persoalan apapun, lakukan apa yang bisa kita lakukan, bertindak dan datang kepadaNYA. Ketika kaki sudah tidak kuat berdiri, angkat tangan dan bersujudlah. Ketika kepala sudah tidak kuat ditegakkan, menunduk dan berdoalah. Di dalam setiap masalah, ingatlah bahwa Allah selalu setia bersama kita, dan apa saja yang kita minta dalam doa dengan penuh kepercayaan, kita akan menerimanya.

Allah mendengar lebih dari yang kita katakan. Allah menjawab lebih dari yang kita minta. Tuhan memberi lebih dari yang kita inginkan, karena dibelakang kita ada kekuatan yang tidak terhingga. Di hadapan kita ada kemungkinan yang tanpa batas, di sekitar kita ada kesempatan yang tiada akhir  dan lebih dari itu, di atas kita ada Tuhan yang selalu membantu dan melihat. Rahmat Allah kepada kita tak pernah berakhir. RahmatNya seperti aliran sungai yang mengalir tiada hentinya.

Jika kita tidak bisa menjadi jalan raya (jalan besar) cukuplah menjadi jalan setapak jalan kecil yang dapat dilalui orang. Jika kita tidak dapat menjadi matahari cukuplah menjadi lentera yang dapat menerangi sekitar kita. Jika kita tidak dapat berbuat sesuatu untuk orang lain maka  berdoalah untuk kebaikannya. Kita mungkin tidak dilahirkan untuk melakukan hal-hal yang hebat tapi kita bisa melakukan hal-hal yang bermanfaat bagi sesama. Menjadi orang yang penting memang baik, tapi menjadi orang baik (berguna) itu jauh lebih penting.