Flourish Sadarkan Aku

 

Yayasan Hidayah Bangsa kembali mengadakan acara Flourish. Acara yang berlangsung pada Minggu, 13 Oktober 2019 tersebut adalah lanjutan dari sesi sebelumnya. Peserta berjumlah 11 orang dan keseluruhannya merupakan mahasiswa IAIN Salatiga. Adapun tutor yang membimbing di sesi ini berasal dari dalam dan luar negeri, dua dari Indonesia dan satunya dari Australia.

Sebagaimana sesi sebelumnya, sesi 7 dan 8 ini diisi dengan materi yang dikolaborasikan dengan berbagai permainan. Hal ini membuat acara berlangsung seru dan tidak membosankan. Selain itu, ada banyak motivasi yang diberikan mentor kepada para peserta. “Be the best!, kalian pasti bisa melangkah lebih baik kedepan. Menjadi perempuan unik, punya tujuan hidup, dan target yang jelas”. Tegas Mrs. Ronda, tutor dari Australia.

Dalam sesi ini, ada tiga hal pokok yang menjadi inti pembahasan. Pertama, pengetahuan tentang batasan perempuan, serta cara menghormati diri sendiri dan orang lain. Kedua, setiap orang mempunyai tujuan dan pengaruh yang unik. Dan yang ketiga, melangkah menuju masa depan.

Pembahasan pertama yaitu pengetahuan tentang batasan perempuan, serta cara menghormati diri sendiri dan orang lain. Sebagai seorang perempuan haruslah mengetahui batasan-batasan tertentu. Maksudnya, perempuan sudah sepatutnya menghindari sesuatu yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Disamping itu, wanita juga harus menyayangi diri sendiri terlebih dahulu sebelum menyayangi orang lain. Karena tidak mungkin dia bisa menyayangi orang lain sebelum menyayangi dirinya sendiri.

Pembahasan kedua yaitu setiap orang mempunyai tujuan dan pengaruh yang unik. Setiap individu di dunia ini mempunyai keunikan tersendiri. Keunikan yang tentu berbeda antara satu dengan yang lainnya. Begitu juga dengan perempuan. Jikalau wanita mampu menemukan keunikannya, maka tentulah dia dapat mencapai tujuannya. Sehingga, bukan hanya berguna bagi diri sendiri, tetapi juga memberi manaaf bagi orang lain.

Dan yang ketiga, melangkah menuju masa depan. Mungkin ada beberapa orang yang bertanya, bagaimana sih memulai langkah untuk menuju masa depan ?. Pertanyaan ini sama persis dengan yang diutarakan Diana Lailatul Pitriah sebagai salah satu peserta Flourish.

“Banyak sekali harapan yang ingin saya gapai, tetapi saya tidak tahu mulai dari mana harus melangkah. Namun itu dulu, setelah saya mengikutu Flourish, Alhamdulillah setidaknya saya bisa lebih percaya diri untuk mendekati impian itu semua” jelas Diana di akhir acara.

Tidak cukup sampai di situ, Diana juga berharap bahwa Flourish bisa menyebar di seluruh lapisan masyarakat, tidak hanya di kalangan mahasiswa saja. Akan tetapi ibu-ibu rumah tangga juga. Dengan demikian, anak muda maupun orang tua dapat menjadi perempuan tangguh dan bermartabat.